Inilah Alasan Bagaimana Emoji Mempengaruhi konten Media Sosial Marketing


Vemala
16 November 2017

  Vemala.com – Sosial media tempat berkumpulnya seseorang atau komunitas tertentu untuk berinteraksi satu sama

 
Vemala.com – Sosial media tempat berkumpulnya seseorang atau komunitas tertentu untuk berinteraksi satu sama lain.  Seperti untuk mendapatkan informasi terbaru, update status, chatting bersama keluarga dan sebagainya. Ketika melakukan aktifitas tersebut, mungkin sebagian besar dari kita melakukannya dengan menambahkan emoji tertentu untuk menjelaskan suatu maksud dari kata-kata yang buat atau yang lainnya.
Namun, sadar atau tidak, dengan memberikan emoii tertentu memiliki nilai lebih bagi seseorang yang melihatnya.
Nah, pada dunia marketing penggunaan emoji tersebut dapat memberikan efek yang baik bagi iklan yang di tayangkan dapat mendapatkan keuntungan yang lebih baik, di banding dengan, ketika tidak menggunakan emoji sama sekali, seperti riset yang pada penjelasan di bawah ini yang akan saya sampaikan.
Mempengaruhi Custumer Dengan Emoji Social Media Marketing
Seperti yang di sampaikan oleh Larry kim , seorang peneliti media sosial, sekaligus sebagai internet marketer . bahwa dengan menggunakan emoji tertentu sesuai target yang di tentukan memliki kekuatan “ magic “ yang dapat mempengaruhi pembacanya. penggunaan emoji dapat memberikan kemudahan sesorang menagkap informasi yang di sampaikan dan memberikan keterkaitan antar pengguna. Untuk melakukan eksperimen tersebut, Larry kim membuat riset kecil , dengan membuat promosi sosial media untuk menguji seberapa pengaruh emoji terhadap promosi yang dilakukannya .
Dalam melakukan risetnya tersebut, Larry kim membuat 2 iklan yang sama, dengan menargetkan iklan tersebut ke beberapa group sosial media dalam waktu yang sama dengan penggunakan content yang memakai emoji dan yang tidak menggunakan emoji.
Dari riset tersebut, bahwa mendapatkan hasil yang mengegjutkan, ternyata content yang menggunakan emoji memiliki peningkatkan engagement/ keterkaitan dengan penggunanya sebanyak 25,4 %, lebih tinggi di banting content yang tidak menggunakan emoji . selain itu iklan yang menggunakan emoji dapat menurunkan biaya pengeluaran sebanyak 22,2% dari perbandingan $0.18 vs $0.14 dari setiap keterkaitan atau enggagement yang terjadi.
Dalam kesempatan tersebut, larry Kim memberikan cara yang mudah dalam penggunaan emoji tersebut untuk kebutuhan sosial media marketing.
1.    Emoji Dapat Membantu Memperpendek Status
Dalam menjalankan promosi dari sosial media ke efektifitasan content merupakan hal yang penting untuk di perhatikan, agar dapat mempengaruhi target custumer yang memiliki keterkaitan dari content yang buat. Bisa kita bayangkan, ketika iklan yang buat tidak menarik, maka minat dari custumer gagal tercapai.
Ketika sebuah content iklan yang buat hanya menggunakan teks, akan terlihat kaku  dan biasa saja.  Ketika emoji di tambahkan dari konten yang dibuat, akan terkesan lebih menarik dan sederhana.
Contoh, ketika kita ingin mensampaikan sebuah pesan melalui content seperti “ meja komputer “ , maka tinggal menambahkan emoji komputer dan meja. Penggunaan emoji, akan lebih terlihat cepat mudah di mengerti di bandingkan harus membaca teks.
2.    Emoji Memiliki Pengaruh Untuk Merespon
Dalam suatu content yang di bagikan,biasanya banyak orang memberikan ekspresi like atau favorite . Atau respon tersebut bisa juga dengan menggunakan emoji tertentu untuk mengekresikan tanggapan terhadap konten tersebut.
Sebagai contoh, misalkan ada sebuah konten video lucu yang berada di sosial media,maka seseorang bisa menggunakan emoji tertentu untuk merespon tanggapan tentang video tersebut. Dengan memperlihatkan bahwa seseorang tersebut tertawa setelah melihat video tersebut, dan ini juga berlaku dengan content yang ingin di bagikan dengan memberikan emoji tertawa dari video lucu yang di bagikan.
3.    Emoji Dapat Mengungkap Topik
Seringkali kita memberikan topik yang lebih specifik untuk menarik target market, lebih spesifik lagi. Namun, ketika menggunakan kata-kata saja akan tidak praktis dibanding dengan menggunakan emoji yang sesuai dengan topik yang mau di angkat.

Misalkan, kita ingin mengangkat topik tentang makanan, maka bisa mnggunakan emoji tentang makanan. Atau bisa juga, ingin mengangkat topik tentang “kamera “, maka bisa menggunakan emoji kamera untuk membantu topik tersebut mudah dan cepat di mengerti oleh consumen.

Images : dazeinfo.com



Leave a Reply