Penting : Inilah Resiko Belanja Online Bagi Pengguna Internet Yang Mesti Diwaspadai


Vemala
12 November 2017

Vemala.com – Belanja online sekarang ini menjadi perbincangan banyak orang untuk kita bahas kali ini

Vemala.com – Belanja online sekarang ini menjadi perbincangan banyak orang untuk kita bahas kali ini oleh redaksi Vemala.com –  karena akhir-akhir ini minat belanja online kian meningkat. Namun seiring dengan meningkatnya daya beli masyarakat terhadap belanja online, masih banyak kita tamui orang yang masih enggan untuk belanja di internet.
Ya, anda mungkin sudah bisa menebaknya ?
Takut kena tipu untuk belanja online.
Namun bukan cuman hal tersebut yang menjadi resiko dari belanja online, yakni resiko-resiko lainnya , seperti yang akan saya bahas di bawah ini.
Seperti kita ketahui, proses jual beli Online tidak di lakukan secara langsung ( face to face ) , melainkan di lakukan dengan melakukan transaksi secara online. Kekhawatiran yang biasanya terjadi adalah merasa takut privacy nya terganggu atau takut barangnya tidak di kirim sedangkan uang sudah di transferkan dan lain sebagainya.

1.    Resiko Kerugian Finansial

Ya, seperti yang telah saya bahas di atas, ketika barang yang di pesan tidak datang , sedangkan uang sudah di transfer , maka kerugian akan terjadi pada anda sebagai custumer . apalagi uang yang transfernya tidak sedikit. Dan inilah menjadi ketakutan banyak orang terhadap onlineshop tertentu.
2.    Resiko Waktu
Resiko waktu adalah hal berikutnya yang dapat membuang banyak waktu anda ketika belanja online. Bagaimana tidak, ketika transaksi online , maka waktu pengiriman terkadang tidak menentu pasti seperti estimasi pengiriman, apalagi lokasi pengirim dan penerima sangat jauh sekali yang memakan waktu berminggu-minggu. Dan biasanya kebanyakan pihak onlinshop untuk proses pengiriman menggunakan jasa ekspedisi.
Berbeda tentunya ketika kita membeli seseuatu produk yang secara langsung ketemu, dimana ketika proses pembayaran selesai maka barang yang di beli tersebut bisa di bawa langsung hari itu juga .
3.    Resiko Fisik
Ketika kita belanja online cenderung hanya dilakukan secara diam dan tidak melakukan banyak gerak, tidak seperti belanja langsung ke pasar atau mall. Ketika memiliki aktifitas yang sedikit dan di tambah lebih suka belanja online , maka kemungkinan bergerakpun menjadi sedikit, dan badan menjadi kurang kurang sehat di buatnya. Meskpiun ini kemungkinannya kecil , namun ini patut untuk di perhatikan.
Misalkan anda belanja ke mall atau pasar, maka akan mendorong tubuh untuk bergerak, mencari produk yang  ingin di beli, cari kesana kemari dan tanpa di sadari tubuh banyak bergerak dan bisa di bilang ini merupakan cara berolahraga yang tanpa di sadari yang menyenangkan,,, hehehe . Tentunya ini menjadi keuntungan tersendiri untuk menjaga kebugaran tubuh.
4.    Resiko psikologis
Rasa was-was tentang produk yang sedang di pesan dan merasa khawatir , takut barangnya tidak sampai . hal ini sadar atau tidak disadari dapat mengganggu psikologis seseorang menunggu produknya datang.
Ada beberapa orang yang berkemungkinan memiliki rasa was-was dalam belanja online, entah itu karena baru pertama kali belanja online, baru belanja di toko baru ( sebelumnya belanja di toko lain ) atau karena belum percaya terhadap toko online dan lain sebagainya.
5.    Resiko privacy
Sebagai para custumer akan merasa tidak nyaman ketika data informasi pribadinya diketahui orang umum. Mislakan custumer tersebut,  seorang selebritis yang membutuhkan privasi yang tidak mau banyak orang ketahui, data email, number handphone, alamat rumah dan lain sebagainya dan takut di manfaatkan pihak onlineshop yang dianggap dapat merugikan.
6.    Resiko keamanan
Selain hubungan antara penjual dan pembeli tentunya ada pihak laik lain yang ikut berperan di dalamnya, misalkan dari payment gateway. Dan bagi beberapa orang akan merasa takut data tersebut di gunakan oleh pihak ke tiga tersebut di gunakan untuk kepentingan pribadi.
Tips Memilih Tempat Belanja Online Dan Cara Membangun Kepercayaan Custumer Online
Kepercayaan itu penting sekali bagi pelaku usaha online , karena seperti yang telah di sampaikan di atas bahwa transaksi tidak dilibatkan secara langsung ( face to face ) melainkan di lakukan secara online.
Dan ini bukanlah hal terjadi begitu saja ada beberapa tahapan agar custumer percaya terhadap toko onlineshop.
Brand yang lama dan sudah terkenal memang mereka sudah mengupayakan hal tersebut untuk mendapat kepercayaan ( trush ). Nah bagi yang memiliki Brand yang baru sebaiknya perhatikan poin penting ini untuk di terapkan bagi bisnis anda.
  1. Berikan Informasi Yang Lengkap : Infonrmasi adalah hal yang dasar yang meski di terapkan bagi pelaku usaha online , seperti tata cara berbelanja , cara transfer, cara pengiriman, dan garansi ( refund ) kaetika barang tidak sesuai dengan deskripsi yang di berikan ( jika ada ) .
  2. Berikan keyakinan tentang data custumer tentang data pribadinya, terkait, number telpon, email dan lain sebagainya yang mereka miliki
  3. Cantumkan contact di toko online dengan jelas dan mudah untuk di lihat dan di mengerti
  4. Past respon dalam memberikan pertanyaan dari custumer , terkait produk, informasi dan lain sebagainya
  5. Perhatikan kecepatan website anda agar custumer tidak lari dari website anda, karena merasa kesal karena harus mengunggu lama untuk membuka setiap halamannya
  6. Perhatikan navigasi atau landing page website anda , sehingga orang merasa mudah tentang apa yang mereka ingin cari.
  7. Cantumkan testimoni baik maupun kurang baik . karena ketika mencantumkan testimoni yang kurang baik dapat membuat bisnis online anda terlihat profesional karena dapat merima setiap kritikan dari custumer dan sebaiknya testimoni yang baik lebih banyak di banding testimoni kurang baik, karena toko online anda akan di anggap memiliki kualitas yang buruk di mata curtumer.

Demikianlah beberapa hal yang berkemungkinanan besar dari resiko dari belanja online dan bagaimana cara supaya calon custumer menjadi percaya terhadap usaha anda, dan menghindari hal-hal yang merugikan bagi kedua pihak.



Leave a Reply