Inilah Yang Terjadi Ketika Seseorang Mengalami Kekurangan Oksigen

  • Whatsapp
kekurangan oksigen

Kekurangan oksigen atau istilah medisnya hypoxia adalah suatu kondisi di mana jaringan tubuh kekurangan oksigen. Orang yang terserang ini akan sulit bernapas. Jantung berkerja lebih keras lagi dalam menyuplai darah ke otak. Kekurangan oksigen, membuat seseorang tidak dapat berbicara dalam beberapa waktu.

Adapun gejala yang ditunjukkan yaitu :

Read More

  • Rasa cepat lelah secara berlebih
  • Nyeri otot
  • Gangguan pencernaan
  • Ciri-ciri depresi
  • Peningkatan kadar gejala asam lambung
  • Penurunan daya ingat
  • Gangguan pernapasan
  • Tubuh terasa lemas
  • Kepala sering pusing

Dan penyebab terjadinya ini dapat dibedakan menjadi :

  • Peningkatan karbonoksida

Kondisi tersebut secara otomatis berdampak besar pada kadar oksigen dalam darah mengalami penurunan.

  • Asupan oksigen rendah

Terjadi pada penderita pneumonia, emfisema dan penyakit sejenisnya.

  • Kapasitas kinerja alveoli paru-paru

Seberapa lancar oksigen mampu melewati kapiler dan alveoli.

Akibat dari yang ditimbulkan di atas tadi, tubuh mengalami kekurangan oksigen. Ditandai dengan adanya berbagai gangguan :

  1. Kelelahan

Dampak yang kali pertama dirasakan oleh tubuh. Jika darah tidak dapat memberikan suplai oksigen sesuai kebutuhan seluruh anggota tubuh, kelelahanlah yang dirasakan.

  1. Kesulitan Bernapas

Terjadi akibat suplai oksigen ke arah paru-paru terhambat, akibatnya orang yang terserang ini menjadi kesulitan untuk bernapas.

  1. Nyeri Otot

Efek lain dari kekurangan oksigen ditandai dengan nyeri otot serta kejang pada persendian, sebagai akibat suplai oksigen yang tidak merata di dalam tubuh.

  1. Gangguan Penglihatan

Penglihatan bisa menjadi kabur dan mengalami penurunan daya ketajaman dalam melihat.

  1. Sianosis

Reaksi yang ditunjukkan tubuh secara normal bila kekurangan oksigen, yakni berwarna kebiruan semburat putih pucat. Sebab darah tidak mampu memberikan suplai oksigen yang cukup ke seluruh bagian tubuh.

  1. Serangan Jantung

Sering disebut sebagai ‘’angin duduk’’, disebabkan jantung tidak mendapatkan suplai oksigen cukup, yang mampu berkerja secara normal, sehingga pembuluh darah arteri mengalami penyempitan. Hal itulah yang kemudian dikenal orang dengan sebutan ‘’serangan jantung.’’

  1. Pusing

Pusing gejala paling umum yang diperlihatkan seseorang saat tubuh kekurangan oksigen. Sama seperti yang lain, otak juga harus tercukupi suplai oksigen, agar tetap dapat berkerja dengan baik. Selain pusing juga terjadinya gangguan daya ingat.

Berikut adalah cara meningkatkan jumlah oksigen dalam tubuh :

  • Mencari udara yang sehat

Udara sehat dan terbebas dari polusi sangat bagus buat kesehatan manusia. Anda bisa ke ruangan terbuka yang luas dan hijau yang menyegarkan mata. Guna keperluan memenuhi kebutuhan oksigen dalam tubuh, di sana dapat menghirup udara segar alami sepuasnya.

  • Rutin berolahraga

Dilakukan secara rutin, meningkatkan kebutuhan oksigen bagi tubuh. Secara otomatis bila olahraga jarang dilakukan, akan berdampak secara keseluruhan pada anggota tubuh lain yang membutuhkan pasokan oksigen, dan itu didapat dari paru-paru sebagai penyuplai.

  • Mengonsumsi makanan

Makanan yang banyak mengandung vitamin E dan vitamin C dan kalsium sangat berguna bagi tubuh yang sedang kekurangan oksigen. Mampu melindungi sel darah merah, pada saat oksigen dibawa dan menangkal radikal bebas. Seperti : Buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan karbohidrat dalam kadar kompleks misalnya nasi, kentang, singkong dan lain sebagainya.

  • Tidak merokok

Merokok mengakibatkan kadar karbondioksida tidak meningkat. Oleh karena itu jauhi dan hindarlah dari asap rokok.

 

Related posts