Inilah Alasan Kenapa Ibu Hamil Sering Berkeringat yang Penting wanita ketahui

  • Whatsapp
penyebab wanita hamil sering berkeringat

Setiap ibu hamil pasti akan mengalami banyak proses perubahan. Munculnya itu tentu menimbulkan banyak pertanyaan. Baik bagi yang sudah berkali-kali hamil ataupun yang kali pertama baru merasakan kehamilan.

Dari sekian banyak yang dialami adalah seringnya mengeluarkan keringat. Ini merupakan tanda alami, guna menurunkan suhu tubuh akibat aktifitas fisik maupun kondisi lingkungan yang panas. Jadi tidak perlu dicemaskan.

Keringat pada tubuh sehat dan normal biasanya tidak terasa dingin. Namun demikian terkadang ibu hamil juga bisa mengalami hal tersebut, dan tidak boleh dianggap remeh. Sebab besar kemungkinan adanya  pertanda timbulnya suatu penyakit berbahaya.

Gejala di atas biasanya diikuti dengan perasaan : Perut mulas, kulit pucat dan badan terasa lemas, menggigil, sakit, pusing dan tegang. Berikut ini beberapa penyebabnya :

  • Mengalami Stres

Pada ibu hamil rentan mengalami stres dan kepanikan. Situasi ini tidak berbahaya, tapi bisa menimbulkan keringat berlebih datang. Supaya tidak mengalami itu, ibu hamil harus berusaha kuat mempunyai pikiran tenang dan rasa nyaman di hati, agar janin yang di kandung tidak ada masalah setelah nanti dilahirkan, sebab perasaan emosional tersebut.

  • Sakit Parah

Sakit parah pada ibu hamil terindikasi dengan keluarnya keringat dingin dari tubuhnya. Beberapa penyakit yang menyebabkan keluar keringat dingin yaitu : Patah tulang serta migrain. Oleh sebab itu ibu hamil perlu menjaga dirinya, supaya tidak jatuh saat berjalan sebab beban berat di perutnya, selain itu pula tidak boleh jatuh sakit, senantiasa menjaga kesehatan fisik dan mentalnya selalu.

  • Gula Darah Rendah

Ibu hamil sering merasakan lemas, lelah dan pusing, mual ingin muntah, sebagai akibat kondisi gula darah dalam tubuhnya yang rendah. Pemicunya kemungkinan besar dari obat yang sedang dikonsumsi, seperti : Obat antidiabetes, ibu hamil yang minum alkohol, efek samping obat, puasa, juga akibat kekurangan nutrisi. Jika berpotensi membahayakan janin, lebih baik dihindari, kecuali memang sedang, atau dalam masa pengobatan sebab sakit tertentu.

  • Gejala Awal Terjadinya Kanker

Serangan kanker juga ditandai dengan sering munculnya keringat, meski itu bukan patokan dijadikannya alasan, utama ibu hamil menderita penyakit menakutkan ini. Biasanya yang timbul pada waktu malam hari, seperti kanker lifoma yang perlu diwaspadai. Lalu diikuti pula dengan penurunan berat badan secara drastis. Kanker lifoma yaitu tentang jenis kanker yang menyerang kelenjar getah bening.

  • Indikasi Terjadinya Infeksi Pada Tubuh

Infeksi yang terjadi pada tubuh ibu hamil juga bisa menyebabkan keringat keluar. Seperti infeksi : Ginjal, tuberkulosis atau TB, pneumonia atau infeksi paru-paru. Membutuhkan perawatan serius, bila orang hamil sudah menderita penyakit-penyakit ini sebelum mengalami masa kehamilan.

  • Reaksi Alergi

Reaksi alergi juga bisa menimbulkan keringat keluar. Ini tidak boleh dianggap remeh. Sebab pada beberapa kasus yang terjadi dan disepelekan tidak dilakukan pengobatan yang benar, berakibat fatal kematian.

  • Tekanan Darah Rendah

Hipotensi atau tekanan darah rendah dapat memicu keluarnya keringat. Kondisi ini bisa dimulai dari usia kehamilan pada trisemester kedua dan masih bertahan sampai sebelum proses persalinan serta akan kembali normal pasca persalinan. Semua terjadi karena pengaruh perubahan hormonal yang dialami. Walaupun hal tersebut tidak berbahaya, namun tetap perlu diwaspadai bahaya darah rendah pada ibu hamil. Seperti : Pendarahan, nyeri dada, sesak napas, dan kelemahan pada posisi tubuh tertentu.

Related posts