Tips Cara Berhijab Saat Cuaca Panas Agar Terasa Nyaman

  • Whatsapp
cara berhijab saat cuaca panas

Berhijab adalah kewajiban muslimah untuk menutup aurat, tidak peduli apapun cuacanya, apakah musim dingin atau kemarau. Meski terkesan gerah, tidak mungkin melepasnya. Apalagi bila berada di lingkungan publik, di mana kemungkinan dipandang lelaki yang tidak mahromnya akan selalu ada. Terasa enak ataukah tidak, hijab tetap harus dipakai.

Namun pertanyaanya, bagaimana caranya agar tetap bisa merasa tenang memakai meski dalam keadaan cuaca panas, tetap indah dan modis dipandang. Itu permasalahan yang mesti pecahkan. Berikut merupakan tipsnya.

  • Pilih Baju Dan Celana Longgar

Antara hijab dengan gamis atau baju muslimah tidak terlepas satu sama lain, akan saling berkaitan kerat. Jika ingin merasa nyaman saat berhijab, maka perhatikan pula pakaian yang dikenakan. Pilih yang longgar bukan model slim ketat membentuk tubuh, supaya kulit tetap bisa bernapas. Misalnya model terusan maksi dengan oversized cardigan. Sedang celana bisa menjatuhkan pilihan jenis palazzo atau cargo.

  • Pilih Bahan Yang Menyerap Keringat

Bahan  ini umumnya terbuat dari katun tapi tidak tebal dan mudah kusut. Mudah menyerap keringat serta terasa nyaman saat dikenakan. Jika hadir di acara resmi, dapat memakai jenis thai silk atau chiffon crepe.

  • Tidak Memakai Satin Di Siang Hari

Hindari memakai kerudung berbahan material satin atau terlalu tebab saat cuaca panas, tapi pakai yang tipis seperti siffon. Terapkan gaya jilbab sederhana tidak terlalu banyak detail, serta dress yang sama nyamannya.

  • Kenakan Warna Cerah

Warna cerah yang ringan akan terlihat segar dan penampilan tampak muda. Dapat dikenakan pada siang hari. Tinggalkan warna gelap sebab tidak bisa menyerap keringat, membatasi ruang gerak ketika mengganggu aktifitas sehari-hari.

  • Tidak Memakai Ciput

Saat cuaca sedang panas, bisa melepas inner dan menggunakan kerudung tanpa ciput. Hijab tanpa ciput, nyaman dikenakan pada saat ke kantor, sebab tak ada inner di kepala, jadi sirkulasi udara lebih lancar pada saat udara panas.

  • Sering Berganti Hijab

Jika setiap hari ke kantor, selalu siapkan jilbab pengganti di laci meja. Fungsinya mengganti hijab saat merasa kepanasan dan mengeluarkan banyak keringat. Dengan begitu rasa nyaman dan segar selalu didapatkan. Jika tidak diganti pasti tidak nyaman berkerja. Selain lengket di kulit juga menimbulkan aroma tidak sedap sebab keringat.

  • Pilih Model Tepat

Hijab bagian dari fashion, dan seperti penerapan jenis lain, maka perhatikan unsur-unsur berikut ini supaya tetap stylish :

  • Usia

Terkait dengan model dan warna hijab yang akan dipakai. Idealnya harus yang benar-benar mencerminkan keadaan usia Anda. sebab tidak mungkin bukan memakai model dan warna hijab yang khusus ditujukan pada anak muda. Namun jika Anda cukup percaya diri, tidak masalah jika dipakai.

  • Warna Kulit

Warna kulit setiap orang tidak sama. Ini berhubungan dengan warna hijab yang akan dipakai nanti. Jadi sebaiknya hijab yang bagus itu, yang bisa menampilkan kesan cerah dan segar pada kulit pemakainya.

  • Make up

Yang paling ditonjolkan dalam hal ini adalah bagian eye shadow dan warna lipstik. Yang matching itu menggunakan warna senada, bukan warna beda. Antara warna hijab, lipstik dan eye shadow harus selaras supaya enak dipandang.

  • Acara

Acara resmi dan santai pasti lain mengemasnya. Jangan salah memakai jilbab, bila tidak ingin jadi bahan olokan orang yang melihat.

 

 

Related posts