cara memilih pelembab berdasarkan jenis kulit

Cara Memilih Pelembab Berdasarkan Jenis Kulit ( Kulit Kering,Berminyak ,Sensitif )

8 views

Mencuci kulit muka secara terus menerus dapat menyebabkan kulit mengalami kekeringan. Karena kehilangan kelembapan, akhirnya menjadi kusam dan keriput. Supaya tidak terjadi, maka harus dioleskan pelembap.

Seiring dengan banyaknya merk yang beredar di pasaran seringkali membuat orang bingung dalam memilih, jenis pelembab apa yang cocok buat kulit mereka. Sebab menentukan kosmetik kategori ini memang sedikit merepotkan. Salah-salah bukannya bisa tampil sehat dan cantik, justru yang ada wajah menjadi rusak dan sakit.

  • Ketahui Jenis Kulit

Kulit manusia dibedakan atas 4 golongan, yakni : Normal, kering, berminyak dan sensitif.

  • Kulit Normal

Letaknya yang berada di tengah perbatasan antara kulit berminyak dan kering. Gunakan produk pelembap berbahan dasar water dan oil, water based untuk pagi hari dan  oil based malam. Cenderung aman menggunakan brigthening apapun, asal tidak terdapat senyawa berbahaya.

  • Kulit Kering

Pilih pelembap yang banyak mengandung oil based dan berbentuk krim, sebab kulit tipe ini sangat membutuhkan, untuk menutupi kekeringan.

  • Kulit Berminyak

Gunakan pelembab jenis water based atau oil free, sebab kulit berminyak rentan kusam dan berjerawat.

Baca Juga : cara memutihkan kulit wajah dan tubuh secara alami

  • Kulit Sensitif

Tipe kulit ini mudah sekali memberikan reaksi berlebihan terhadap kosmetik yang dipakai. Menimbulkan gatal dan kemerahan serta berjerawat. Gunakan pelembap jenis water based dan berlabel ‘’non comedogenic’’.

  • Pilih Yang Alami

Jangan mempercayai produk yang mengklaim bisa membuat wajah putih, menaikkan tone kulit satu tingkat lebih baik, sebab kita tidak tahu bahan apa yang dimasukkan ke dalam kosmetik tersebut. Jika menjanjikan dalam waktu singkat, wajib waspada. Biasanya hal tersebut mengandung bahan berbahaya bagi kulit. Utamakan yang alami atau organik. Hindari jika terdapat paraben atau alkohol. memang sedikit lama reaksinya, tapi aman bagi kesehatan.

  • Hindari Berbahan Kimia

Bahan kimia yang disinyalir berbahaya adalah merkuri dan hydroquinon, bila mengenai kulit secara berlebihan memicu kanker.

  • Terdattar Di BPOM

Semua produk baik yang dikonsumsi maupun hanya pemakaian luar tubuh, harus sepengetahuan dan seijin BPOM, begitu pula pada kosmetik, melewati uji klinik supaya aman saat digunakan nanti. Maka perhatikan label yang tertera apakah mencantumkan ataukah tidak.

  • Lakukan Tes Produk

Sekali lagi jangan gegabah membeli produk dan menerapkannya di wajah. Di bawah adalah langkah yang harus ditempuh, untuk mendapatkan pelembab sesuai kebutuhan. Hal tersebut juga berlaku bila ingin mengganti merk kosmetik.

  • Istirahatkan Kulit

Minimal selama tiga hari, wajah harus benar-benar istirahat bebas dari aneka macam kosmetik yang melekat. Tujuannya supaya nanti terlihat kosmetik mana yang cocok, aman dan tidak berbahaya pada kulit dengan yang bermasalah.

  • Beli Refill

Yang dimaksud beli refill yaitu untuk mengetes apakah sebuah pelembab cocok dikenakan ataukah tidak. Di samping itu untuk menghindari pemborosan uang, sebab beli dalam jumlah botol besar pasti harganya jauh lebih mahal. Bila ada sampel atau setidaknya kemasan sachet kecil, cobalah untuk membeli atau mencoba dalam ukuran sedikit.

  • Oleskan Di Bawah Telinga

Sebagai bahan percobaan, bersihkan kulit lalu oleskan krim atau lotion di bawah telinga, sebab kulit di area ini terkenal sangat sensitif bila dibandingkan dengan wajah. Tunggulah reaksinya beberapa saat lamanya. Jika panas dan meninggalkan efek perih, tinggalkan jangan dipakai, tapi bila kulit terasa sejuk dan nyaman, silakan gunakan.

Nah, jika biasanya mmilih pelembab tanpa memperhatikan dengan jenis kulitnya, dengan mengetahui pada penjelasan diatas tersebut,maka tidak ada alasan lagi untuk mengabaikannya, jika ingin mendapatkan hasil yang terbaik untuk wajah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *