Cara Menghitung Usia Kehamilan Yang Benar Dan Akurat

  • Whatsapp
cara menghitung usia kehamilan

Bagi kalian pasangan yang sedang menanti-nanti kelahiran sang buah hati tentunya memiliki rasa bahagia dan juga penasaran yang tidak membendung. Untuk lahirnya seorang anak pastinya akan ada sang ibu yang selalu berusaha mulai dari masa kehamilan hingga waktu yang tak terbatas untuk terus memberikan kasih sayang untuk sang buah hati. Dimana masa kehamilan yang dilalui oleh seorang ibu akan memiliki usia yang belum tentu sama satu dengan yang lainnya.

 

Hal tersebut dapat disebabkan oleh banyak faktor. Maka usia kehamilan dari wanita satu dengan lain akan memiliki selihi beberapa hari ataupun minggu. Namun perbedaan dari usia kehamilan bukanlah sesuatu yang perlu dikhawatirkan. Dan juga kita dapat menghitung usia kehamilan dengan banyak cara untuk memastikannya. Dimana usia kehamilan tersebut tentunya sangat berguna untuk mempersiapkan segala hal yang berhubungan dengan proses kelahiran sang janin.

Cara Menghitung Usia Kehamilan

Pada dasarnya usia kehamilan terhitung dari panjang waktu sejak hari pertama dan hari terakhir haid. Dimana usia kehamilan sendiri biasa dihitung berdasarkan hari karena dapat lebih terperinci. Dan dalam usia kehamilan tersebut memiliki fase fasenya tersendiri.

 

Nah tentunya fase tersebut menjelaskan bahwa buah hati berada dalam kondisi yang berbeda seperti dari bentuk darah yang menggumpal, lalu nantinya tulang berdaging, dan seterusnya. Dengan begitu sang ibu dapat mengetahui apa gizi yang diperlukan atau apa kelakuan khusus yang akan membantu pertumbuhan sang janin di dalam rahim.

 

Dan tentunya setelah kalian tahu masa atau usia kehamilan kalian akan dapat mengetahui kapan dapat melakukan tes USG dimana kita dapat melihat kondisi buah hati secara langsung. Nah berikut ini adalah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengetahui usia kehamilan.

  1. Berdasarkan Gerakan Janin

Nah cara mudah pertama untuk mengetahui usia kehamilan yaitu dengan mendeteksi gerakan dari janin. Cara ini dapat dikatakan sangat mudah karena pastinya pertumbuhan sang janin tentunya diikuti dengan kemampuannya bergerak. Apabila kalian telah rasakan janin bergerak maka kehamilan telah memasuki umur 18 minggu hingga 20 minggu.

 

Namun cara yang ini belum dirasakan akurat 100% karena ke aktifan satu janin dengan yang lainnya tidak bisa disamakan. Selain itu umur kehamilan 18 minggu dan 20 minggu tersebut hanya berlaku untuk sang ibu yang sedang pertama kali mengalami masa kehamilan. Dan untuk kamu yang sudah pernah hamil sebelumnya maka untuk metode ini kehamilan memasuki usia 16 hingga 18 minggu kehamilan.

  1. Berdasarkan tinggi puncak rahim

Nah untuk cara yang satu ini tentunya perlu mengukur tinggi puncak kehamilan. Yaitu dimana menghitungnya dimulai dari tinggi puncak rahim dengan menghitung jarak tulang kemaluan hingga puncak rahim yang menonjol pada perut. Nah cara menghitungnya dapat menggunakan pita ukur dimana pita. Dan tinggi cm usia kehamilan akan menentukan minggu usia kehamilan yang sudah dilalui. Namun hal tersebut belum tentu akurat karena pastinya ukuran perut setiap orang berbeda dan juga besar sang janin dalam kandungan juga akan mempengaruhi. Tetapi cara ini dapat efektif karena dapat dilakukan dengan mudah untuk mengira-ira usia kehamilan tanpa perlu pergi melakukan pemeriksaan.

  1. Menggunakan kalkulator kehamilan

Nah ini merupakan cara yang lebih mudah untuk kalian coba. Dan cara yang ketiga ini dapat dikatakan lebih akurat untuk mengetahui usia kehamilan. Dimana dengan menggunakan kalkulator kehamilan dapat mengetahui usia kehamilan dengan cepat dan juga akurat.

Penggunaan dari kalkulator kehamilan sendiri telah dibuktikan memiliki hitungan yang sesuai. Dan sekarang ini mengikuti dari perkembangan teknologi ada banyak jenis aplikasi kalkulator kehamilan yang dapat kalian unduh dan juga gunakan secara mudah dan juga gratis. Nah sebagai masukan atau inputan dalam kalkulator ini hanya butuh memasukan periode menstruasi dan juga hari pertama dan hari terakhir haid. Dengan mengisi lengkap data tersebut maka tidak diragukan hasil yang akan didapat akurat dan terperinci. Dimana dalam perhitungan ini didasarkan pada siklus haid masing-masing.

  1. Berdasarkan perhitungan kalender

Dengan menghitung usia kehamilan menggunakan kalender akan didasarkan pada dua hal yakni HPHT atau Hari Pertama Hari Terakhir dan juga HPL atau Hari Perkiraan Lahir. Nah pada Hari Pertama Hari terakhir sendiri dokter akan beransumsi jika masa pembuahan yang terjadi pada sang ibu terjadi pada hari ke 14 siklus menstruasi. Dengan begitu maka ibu dapat menghitung berapa lama usia kandungan.

Namun pastinya banyak dari ibu yang jarang memperhatikan tanggal menstruasinya dan tak semua orang memiliki jadwal atau siklus menstruasi yang teratur maka hal tersebut sebaiknya konsultasikan pada dokter kandungan. Tetapi untuk yang mengalami siklus menstruasi normal atau teratur, kamu juga dapat menghitung usia kehamilan berdasarkan Hari Perkiraan Lahir sebagai keuntungannya. Dan berikut rumusnya :

(Tanggal HPHT + 7), (Bulan Haid terakhir – 3), (Tahun haid berakhir + 1) = tanggal kelahiran janin tanggal, bulan, tahun.

Contohnya sebagai berikut :

Kamu  terakhir menstruasi tanggal 10 Juli 2018 maka perkiraan bayi lahir adalah

(10 + 7), (7 – 3), (2018 + 1) = 17 April 2019.

Nah untuk ibunda yang terakhir haid pada bulan yang tidak bisa dikurangi 3 seperti Januari, Februari, dan juga Maret cukup menambahkan angka 9 di depannya dan juga karena 9 merupakan konversi dari tahun maka pada bagian tahun tidak usah ditambah 1. Gimana Mudah bukan ? , kamu dapat mengira usia kehamilan dengan mengurangi masa perkiraan lahir dan waktu sekarang dengan menghitung.

  1. Menggunakan kalender hamil putar

Nah pada cara ini sebenarnya didasarkan pada perhitungan Hari Perkiraan Lahir. Tetapi dengan alat bantu berupa kalender yang dapat memasukkan tanggal maka akan sangat mempermudah proses perhitungan tanpa bersusah payah menghitung sendiri. Mungkin dapat dikatakan alat ini seperti kalkulator kehamilan namun masih manual dan juga didasarkan pada HPL.

  1. Berdasarkan pemeriksaan USG atau Ultrasonografi

Pada cara perhitungan yang ini memerlukan alat dan juga tenga ahli. Dimana cara ini memanfaatkan alat ultrasonografi yang dapat melihat kondisi sang janin dengan sangat akurat. Dimana dapat mengamati janin di dalam rahim dengan tingkat akurasi hingga 95%. Karena kecanggihan tekhnologi saat ini, alat ultrasonografi telah banyak dikembangkan untuk terus meningkatkan tingkat keakuratan informasi sang janin dalam kandungan. Kalian bahkan dapat menemui alat ini menyediakan hasil data mulai dari 2 dimensi, 3 dimensi, bahkan hingga 4 dimensi.

Nah untuk kalian yang sedang mengalami kehamilan awal maka bisa dengan menggunakan USG transvagial yang dimana melalui jalan lahir janin. Kemudian untuk ibunda yang telah hamil besar dimana dinding perut sudah membesar maka akan menggunakan jenis USG transabdominal, dimana jenis USG ini janin akan terlihat lebih jelas.

 

Images : ovulatie-berekenen.com & www.huggies.com.au

Related posts