cara merawat burung sirtu

Cara Merawat Burung Sirtu/Cipoh Agar Rajin Berkicau

7 views

Burung sirtu atau biasa di sebut juga burung cipoh merupakan jenis burung yang cukup popular di Indonesia, selain itu burung sirtu memiliki banyak nama dari berbagai macam daerah, seperti burung cipow,cito,diku dan berbagai macam nama lainnya.

Dalam perawatan harian yang dilakukan tentunya memiliki tujuan untuk membuat burung sirtu tersebut mampu mengeluarkan kicauan terbaik nya. Namun , untuk melakukan perawatannya tersebut membutuhkan waktu yang tidak sebentar, terlebih burung cipoh tersebut dipelihara ketika masih anakan. terkadang dalam melakukan perawatan yang dilakukan tersebut memiliki kendala, seperti burung sirtu menjadi macet bunyi dan berbagai macam kendala hal lainnya.

Namun , untuk pembahasan kali ini adalah guna untuk melakukan perawatan harian untuk membuatnya manjadi rajin untuk berkicau yang bsia di terapkan sekarang juga dengan tips sederhana seperti pada penjelasan di bawah ini.

Sebelum menjelaskan perihal cara merawat burung situ, maka sebaiknya ketahui terlebih dahulu tentang berbagai macam hal yang di butuhkan untuk membuat burung bisa berkicau dengan maksimal, seperti memilih burung sirtu itu sendiri.

Cara Membedakan Sirtu Jantan dan Betina

Untuk memilih burung sirtu yang rajin untuk berkicau terlebih burung tersebut di pelihara untuk mengikuti kontes kicauan, maka sebaiknya pilihlah burung sirtu yang berjenis kelamin jantan, karena kicaun betina tidak sebagus dari burung sirtu jantan.

Namun, bagi anda yang masih bingung untuk melihat ciri-ciri sirtu jantan dan betina, maka bisa melihat penjelasannya di bawah ini :

  1. Suara Kicauan

Suara kicauan burung sirtu bisa dijadikan tanda burung tersebut memiliki jenis kelamin tertentu , misalkan suara kicauan burung sirtu tersebut memiliki kicauan yang lebih vareatif dan rajin untuk berkicau, maka bisa di pastikan burung tersebut berjenis kelamin jantan. Karena ketika umur burung sirtu jantan tersebut 1 bulan saja, burung tersebut sudah rajin dan pandai untuk berkicau dibandingkan dengan betina yang memiliki kicauan yang terdengar monoton.

Lihat Juga : Download Suara Burung Sirtu Mp3 Masteran

  1. Warna Bulu Burung Sirtu

Warna dari bulu burung sirtu jantan akan terlihat lebih cerah dan kontras warna yang dimilikinya, dibandingkan dengan warna bulu betina yang terlihat pudar. Namun , meskipun begitu tidak selalu jadi patokan utama untuk membedakan kelamin burung sirtu, karena jika burung sirtu betina yang terawat biasanya terlihat lebih bersih dan cerah, sehingga cukup sulit untuk membedakan kelamin jantan dan betina.

Cara Merawat Burung Sirtu

Ketika sudah mengetahui dan memilih burung sirtu yang baik, maka hal selanjutnya adalah dengan melakukan perawatan secaera rutin, karena meskipun sudah memiliki burung sirtu jantan, namun tidak melakukan perawatan yang tepat dan rutin maka burung tidak bisa mengeluarkan kicauan terbaiknya.

  1. Pakan Burung Sirtu

Burung sirtu memiliki banyak jenis makanan yang disukainya, sehingga untuk memberikan pakan tidak terlalu sulit, apalagi burung tersebut sudah mau mengkonsumsi pakan dari Voer.dalam pemberian pakan , bisa di berikan secara bergantian agar gizi burung tercukupi, sehingga burung memiliki stamina yang cukup dan birahi yang stabil Adapun pakan yang bisa berikan antara lain :

  • Buah ceri
  • Beri
  • Buni
  • Buah kersen
  • Ulat hongkong
  • Belalang hijau
  • Kroto
  • Ulat
  • Beberapa jenis kumbang
  1. Memancing dan Memaster Burung Sirtu

Agar burung rajin menjadi berkicau dan juga mendapatkan kualitas kicauan yang meningkat, maka burung membutuhkan pemasteran dan juga melakukan pancingan agar membuatnya menjadi rajin untuk berkicau.

Adapun waktu yang dapat di gunakan untuk memancing burung sirtu adalah dengan melihat kondisi burung itu sendiris, katika burung dalam keadaan aktif, maka bisa dengan memancingnya bunyi menggunakan MP3, karena pada saat burung dalam aktif, maka akan rajin membuatnya menyaut balik dengan kicauan khasnya.

Namun , berbeda halnya ketika burung akan di masterakan, maka bsia memilih waktu ketika burung dalam keadaan beristirahat dengan di tandai dengan seringnya berdiam diri, karena pada waktu tersebut burung akan bisa focus untuk meikmati irama kicauan dari masterannya.