Hama Dan Penyakit Tanaman Tomat Berserta Penanggulangannya

  • Whatsapp
hama tanaman tomat

Hama dan penyakit pada buah dan sayuran tomat bentuknya beragam. Di antaranya dapat dilihat berikut ini. Ditulis lengkap dengan trik pengendaliannya. Inilah ulasan singkatnya!

Hama Tanaman Tomat Serta Cara Pengendaliannya

  1. Kutu Kebul (Bemisician Tabacci)

Cirinya bersayap, berwarna putih sangat berbahaya. Tempat hidupnya bergerombol di bawah daun, diselubungi tepung putih. Bila tersapu angin berterbangan.

Read More

Menghisap cairan daun. Ciri tanaman yang terjangkiti tumbuhnya mengerdil, keriting kuning. Faktor penyebarannya karena virus gemini.

Penanggulannya :

–          Menjaga kebersihan lahan

–          Pemakaian mulsa plastik

–          Penggantian tanaman

–          Disemprot akarisida berbahan aktif abamecetin

  1. Lalat Buah (Bactrocera sp)

Menyerupai tawon kecil hitam kekuningan. Menyuntikkan telur ke buah tomat. Setelah menetas menyebabkan kebusukan.

Pengendaliannya :

–          Menggunakan alat perangkap

–          Menjaga sanitasi area tanaman

–          Disemprot insektisida yang beraroma menyengat, misalnya curacron

  1. Kutu Daun (Apdhis)

Sejenis hewan penghisap warnanya hijau, mirip kutu kebul ia vektor pembawa virus. Menyerang cairan daun dan bagian lain, sehingga mengeriting pertumbuhannya terhambat. Cirinya banyak semut di sekitar area daun.

Pengendaliannya :

–          Menjaga kebersihan areal budidaya dari tanaman inang

–          Disemprot akarisida berbahan aktif abamectin

  1. Ulat Buah (Helicoverpa armigera atau Heliothis armigera)

 Menyerang buah, daun juga batang. Cirinya tanaman yang terserang buah dan daun berlubang dan busuk. Pada batang, yang diserang bagian yang muda.

Pengendalian :

–          Rajin membersihkan gulma

–          Membuang ulat tanpa zat kimia

–          Disemprot insektisida abamectin, regent atau prevaton

  1. Ulat tanah (Agrotis ipsilon)

Ulat Tanah Menyerang pangkal batang, sehingga pohon mudah roboh dan mati. Pada batang yang masih muda akan dimakan sampai habis.

Pengendaliannya :

–          Membersihkan gulma

–          Disemprot curacron dan sebaiknya dikerjakan pada waktu ulat masih terlihat aktif

  1. Hama Thrips

Menghisap cairan yang berada di daun muda. Bisa menyebabkan keriting.

Pengendaliannya :

–          Melakukan rotasi tanaman

–          Membersihkan gulma dari tanaman inang

–          Disemprot insektisida berbahan aktif abamektin

Penyakit Pada Tomat Dan Pencegahannya

  1. Layu Fusarium

Cirinya tanaman tiba-tiba layu, kemudian segar kembali di sore hari, paginya mati. Penyebabnya cendawan Fusarium oxysporum. Awalnya menyerang akar, lalu berlanjut ke seluruh bagian tanaman.

Pencegahan :

–          Budidaya mulsa plastik guna menjaga kelembapan

–          Penggunaan agens hayati Trichoderma sp

–          Memusnahkan tanaman yang terserang

  1. Bercak Daun

Penyebabnya cendawan Cercospora capsisi. Bila terserang, tandanya berbintik bulat hitam kecokelatan. Seterusnya menguning dan rontok.

Pencegahan :

–          Menjaga kebersihan lahan

–          Jika musim hujan menanam, jaga jarak tanamnya

–          Penyemprotan fungisida berbahan aktif mankozeb, antracol, saromyl, score atau starmyl

  1. Layu Bakteri (Pseudomonas Solanacearum)

Gejalanya pucuk tanaman layu, daun tua menguning. Bila batang dipotong akan terlihat cairan susu berlendir.

Pencegahan :

–          Melakukan rotasi tapi bukan dengan tanaman sejenis

–          Penyemprotan bakterisida

  1. Mosaik

Seperti titik-titik pada daun.

Pencegahannya :

–          Mencabut dan  membakar tanaman agar tak menulari tanaman lainnya.

  1. Busuk buah

Ada dua penyebabnya. Pertama penyakit busuk buah oleh cendawan Thantephorus cucumeris. Gejalanya bercak kecil cokelat pada buah. Kemudian membesar, cekung, lalu busuk dan rontok.

Yang kedua oleh cendawan Collectotricum cocodes. Gejalanya bercak ungu pada pangkal dan tangkai buah.

Pencegahan :

–          Melakukan rotasi tanaman

–          Menjaga kebersihan lahan

–          Membuang buah yang terserang

–          Penggunaan fungsida berbahan aktif mankozeb atau kaptafol

  1. Busuk Daun

Penyebabnya cendawan Phytopthora infectans. Gejalanya bercak basah hitam pada ujung daun, lalu meluas ke seluruh bagian daun sampai tangkai.

Pencegahan :

–          Membuang tanaman yang terinfeksi

–          Menggunaka varietas unggul

–          Penyemprotan fungisida berbahan aktif mankozeb, antracol, score atau starmyl

  1. Tomato Yellow Leaf Curl Virus (TYLCV)

Gejalanya daun muda mengkerut atau keriting kuning. Sedang yang tua mengalami penyusutan. Vektor utama virus ini kutu kebul.

Pencegahan :

–          Mencabut tanaman yang terserang dan dibakar

Menyemprot kutu kebul dengan akarisida berbahan aktif abamectin

Dengan melakukan penanggulangan hama dan penyakit pada tanaman tomat, semoga tanaman tomat yang sedang di budidayakan, dapat tumbuh dengan maksimal dan menghasilkan tomat yang berkualitas.

Related posts