Penyebab Keluarnya Keringat Dari Tubuh Dan Manfaatnya Untuk Kesehatan

  • Whatsapp
penyebab keluar keringat pada tubuh

Semua orang berkeringat, tapi intensitasnya mungkin berbeda-beda. Tentang jumlah keluar dan penyebab tentu tidaklah sama. Keringat rasanya asin bila dijilat, menandakan kandungan garam di dalamnya, berfungsi mengatur suhu tubuh agar tetap dalam keadaan normal.

Akan tetap pada sejumlah kasus, ada keringat yang keluar dalam jumlah yang melebihi dosis. Biasanya muncul di sekitar ketiak, dahi, kaki, telapak tangan atau sekujur tubuh. Untuk mengetahui pemicu pastinya, dapat dilihat dari penjelasan di bawah ini.

Read More

Penyebab Keluarnya Keringat Dari Tubuh

  • Keadaan Panas Tubuh

Peningkatan suhu tubuh atau lingkungan, merupakan penyebab utama orang berkeringat. Suhu udara yang sangat panas dan kering seperti pada saat musim kemarau, mendorong tubuh mengeluarkan keringat, dalam jumlah berlebih sebagai cara mendinginkan diri. Saat kelenjar keringat aktif secara otomatis keringat akan keluar melalui pori-pori kulit, dan ketika menguap tubuh menjadi dingin.

  • Keadaan Mental

Erat kaitannya dengan emosi seseorang yang terjadi kala itu, entah senang, marah, malu dan cemas. Luapan-luapan emosi seperti inilah yang menyebabkan kelenjar keringat berpacu lebih aktif. Sebagai contoh sewaktu marah, seseorang cenderung mengeluarkan hormon stres, sehingga detak jantung lebih meningkat juga aliran darah, memicu suhu tubuh ikut berubah. Atau perasaan gugup dan cemas, telapak tangan dan kaki menjadi berkeringat.

  • Olahraga

Aktifitas olahraga akan mengaktifkan sistem pemanasan internal tubuh, dan keringat menjadi cara tubuh mengurangi panas berlebih. Berkeringat saat olahraga juga ditengarai sebagai indikator, menunjukkan latihan yang dilakukan berhasil dengan baik.

Baca Juga : manfaat berkeringat bagi tubuh

  • Tubuh Sakit

Ketika tubuh terinfeksi, otak secara reflek akan menaikkan termosfat tubuh beberapa derajad. Tubuh merasa kedinginan dan menggigil, sebagai tanda sedang melakukan perlawanan terhadap kuman yang masuk. Saat sudah mulai reda, perlahan suhu kembali normal dan stabil, tapi merasakan panas dan mulai berkeringat untuk mendinginkan tubuh kembali.

  • Pengaruh Obat Yang Diminum

Obat yang diminum yang memberikan reaksi obat baik dan manjur, juga dapat menyebabkan tubuh mengerluarkan keringat sebagai akibat efek sampingnya. Adapun jenis obat-obatan itu adalah : Obat antidepresan, obat penurun tekanan darah, obat penurun panas, obat diabetes dan lain-lain.

  • Makanan Yang Dikonsumsi

Untuk makanan pada umumnya terjadi terhadap jenis yang berasa pedas, kaffein seperti kopi dan alkohol. Rasa pedas menstimulasi reseptor saraf yang sama terhadap panas, sehingga tubuh bereaksi mengeluarkan keringat yang keluar dari hidung dan dahi. Sedang kafein juga menstimulasi saraf pusat untuk mengaktifkan kelenjar keringat, semakin banyak diminum maka semakin banyak pula keringat yang dikeluarkan. Pengaruh alkohol melebarkan pembuluh darah dan membuat kulit memerah serta berkeringat. Efek ini dinamai vesodilatasi.

  • Menopause

Salah satu yang dirasakan wanita pada masa ini adalah hot flash. Menopause membuat hormon estrogen menurun dan berdampak pada hipotalamus (alat pengukur suhu tubuh). Pada saat udara sedang dinginpun tubuh tetap beranggapan panas. Pembuluh darah juga jadi ikut melebar, sehingga  tubuh akan berkeringat dan kulit menjadi memerah panas.

Untuk mengatasi keringat berlebih dapat dilakukan dengan cara :

  • Rajin mandi dan mencuci muka setelah kulit kering dari keringat
  • Sering-seringlah berganti pakaian bila sudah terasa basah dan lengket, terutama untuk jenis pakaian dalam, supaya tidak terinfeksi bakteri, jamur dan kuman
  • Ganti cairan dan larutan elektrolit yang hilang dengan banyak minum air putih
  • Gunakan deodorant setiap kali usai mandi
  • Jauhi makanan pemicu keringat keluar

Related posts