Rasulullah Menganjurkan berbisnis dan berdagang

  • Whatsapp

 Nabi Muhammad SAW adalah seorang panutan bagi seluruh muslim di dunia, selain

menjadi panutan dalam hal Agama beliau juga menginspirasi dalam bidang Bisnis, berdagang, kepemimpinannya yang sangat patut di contoh khususnya yang beragama muslim, banyak hal positif yang menginspirasi apa yang di lakukan Nabi Muhammad SAW khususnya dalam hal berwirausaha, bahkan Rasulullah menganjurkan untuk berwirausaha dari pada bekerja dari oranglain,
 
Anas bin Malik ra mengisahkan, pernah suatu ketika ada seseorang yang meminta pekerjaan kepada Rasulullah namun tidak memberi pekerjaan, sebenarnya rasulullah mungkin saja bisa memberikan pekerjaan atau merecomendasikan kesabatnya untuk memberi pekerjaan tapi Rasulullah memberikan suatu barang yang ada di rumahnya dan menyuruhnya untuk melelangnya, setelah melelang dan mendapatkan uang hasil lelangannya lalu mendatangi Rasulullah, Rasullah berpesan kepada lelaki itu untuk pulang ke keluarganya dan memberikan uang hasil lelangnya 1 dirham untuk membeli makanan dan yang 1 dirham lagi dibelikan 1buah kapak, lalu hari berikutnya lelaki tersebut memberikan  kampak tersebut ke Rasulullah untuk dibuatkan gagang, kemudian lelaki itu disuruh Rasulullah untuk mencarikan kayu bakar lalu menjualnya ke pasar dan lelaki itu tidak di perbolehkan menemui Rasullah selama 15 hari.

Setelah 15 hari yang di tentukan Rasulullah lelaki itu datang kembali dengan perasaan senang dengan hasil jualannya yang menghasilkan 10 dirham yang bisa di gunakan untuk mencukupi kebutuhan keluarganya.

Dengan mendengar begitu Rasulullah pun ikut bahagia laluj berkata “Ini lebih baik bagimu daripada meminta-minta, itu akan mencoreng wajahmu kelak pada hari kiamat. Dan meminta-minta dibenarkan kecuali pada tiga golongan. Pertama, orang yang benar-benar miskin. Kedua, orang yang terlilit utang. Ketiga, orang yang dibebani tebusan besar.” (HR Abu Daud, Tirmidzi, Nasa’i dan Ibnu Majah).
Dengan melihat cerita diatas kita bisa menyimpulkan dan mengambil pelajaran bahwasanya Rasulullah tidak menganjurkan umatnya untuk bekerja kepada oranlain, apalagi sampai meminta-minta meskipun dalam keadaan terjepit akan tetapi Rasulullah menganjurkan untuk Berwirausaha atau berdagang,

 

Rasulullah juga mengajarkan dalam kondisi sesempit apapun bukan menjadi alasan kita untuk menyerah tapi untuk menganjurkan kita supaya mampu melihat peluang yang yang untuk memulai sebuah bisnis yang ada dengan member contoh barang-barang yang dipunyai lelaki itu seperti kapak dan kayu-kayu tersebut, meskipun tidak mempunyai modal sekalipun.