√ PENTING : Cara Menghitung Siklus Menstruasi Dan Penjelasannya Dengan Lengkap


Vemala
18 May 2018

Bagi para kaum perempuan, menstruasi atau datang bulan merupakan salah satu fase yang mana akan

Bagi para kaum perempuan, menstruasi atau datang bulan merupakan salah satu fase yang mana akan dilalui oleh para perempuan sebagai penanda bahwa ia telah beranjak dari usia anak anak ke usia dewasa. Nah, bagi Anda yang masih belum mengerti dan mengetahui tentang siklus menstruasi atau datang bulan ini atau untuk Anda yang masih baru mengalami masa menstruasi atau datang bulan pertama kali ini, pastinya Anda akan bertanya tanya mengenai siklus mestruasi atau datang bulan ini.

Nah, berbicara mengenai siklus menstruasi atau datang bulan ini, maka hal pertama yang kita akan bahas adalah apa itu menstruasi atau datang bulan dan mengapa bisa terjadi menstruasi atau datang bulan pada para kaum perempuan. Nah, setiap bulan pastinya para perempuan akan mengalami masa menstruasi atau datang bulan ini karena salah satu sel telur pada dinding rahim akan diluruhkan dan kemudian sel telur tersebut akan diganti dengan adanya suatu hormon yang berfungsi untuk mengganti sel telur yang siap untuk dibuahi. Nah, proses tersebut tentunya akan mengeluarkan darah yang cukup banyak melalui organ vital para kaum perempuan sehingga proses tersebut sering kita kenal dengan fase menstruasi atau datang bulan.

Waktu Normal Mengalami Menstruasi

Kapan para perempuan akan mengalami masa menstruasi atau datang bulan ini ? Nah, masa pubertas para perempuan ini umumnya ketika ia telah berusia 16 tahun. Nah, pada usia tersebut biasanya seorang perempuan telah mengalami masa menstruasi atau datang bulan untuk pertama kalinya sehingga ia akan merasakan rasa nyeri atau kram yang tidak tertahankan serta rasa sakit kepala yang cukup luar biasa karena ia belum terbiasa dengan siklus menstruasi atau datang bulan dan juga beberapa efek yang ditimbulkan ketika ia mulai memasuki fase menstruasi atau datang bulan ini.

Jumlah Hari Untuk Menstruasi

Berapa lamakah seorang perempuan ini menjalani masa menstruasi atau datang bulan ? Normalnya, para perempuan ini menjalani masa menstruasi atau datang bulan ini berlangsung sekitar  4 hingga 7 hari. Lama tidaknya masa menstruasi atau datang bulan ini tergantung dengan banyaknya darah yang keluar melalui organ intim seorang perempuan tersebut. Namun, jikalau lebih dari 10 hari darah yang keluar melalui organ vital Anda tidak berhenti, maka sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter spesiali maupun dokter ahli untuk memastikan kodisi yang sedang Anda alami tersebut.

Berapa lamakah seseorang ini memasuki masa menstruasi atau datang bulan ini ? Setiap kaum perempuan akan berbeda beda ketika mulai memasuki masa menstruasi. Normalnya adalah sekitar 28 hari sekali. Namun, tidak menutup kemungkinan ada yang lebih cepat maupun lebih lambat ketika memasuki masa menstruasi atau datang bulan ini. Terkadang, ada juga yang yang 24 hari sekali dan juga ada yang 35 hari sekali. Namun, terkadang juga terdapat siklus masa menstruasi atau datang bulan yang lebh lama dari waktu normal. Hal tersebut dipengaruhi oleh beberapa penyebab seperti terlalu stress dan kecapekan, berat badan yang kurang gemuk dan terlalu gemuk, dan juga beberapa penyebab lainnya. Untuk itu, Anda wajib berkonsultasi dengan dokter spesialis untuk memastikan mengapa siklus menstruasi atau datang bulan ini menjadi tidak lancar.

Baca Juga : Cara Melancarkan Haid yang Tidak Teratur

Nah, kali ini kita akan beralih untuk membahas beberapa kelainan kelainan saat Anda mulai memasuki masa menstruasi atau datang bulan. Ya, Anda wajib mengetahui beberapa kelainan kelainan saat Anda tengah menjalani masa menstruasi atau datang bulan ini karena selain sebagai media pembelajaran, Anda juga dapat mengatasi kelainan tersebut dengan menggunakan beberapa bahan alami. Diantaranya adalah :

  1. Keluarnya Darah Menstruasi Atau Datang Bulan Yang Berlebih

Salah satu kelainan yang patut Anda waspadai ketika mulai memasuki fase menstruasi atau datang bulan adalah keluarnya darah yang sangat banyak. Ya, tentunya dengan banyaknya darah menstruasu atau datang bulan yang terlalu banyak ini akan berdampak pada gejala kekurangan darah atau anemia sehingga Anda akan merasa pusing dan juga sakit kepala yang tak tertahankan. Keluarnya darah menstruasi atau datang bulan yang terlalu banyak ini juga merupakan salah satu gejala awal dari menorrhagia.

  1. Rasa Nyeri Atau Kram Yang Berlebih

Nah, kelainan saat masa menstruasi atau datang bulan selanjutnya adalah adanya rasa nyeri atau kram yang berlebih terutama pada bagian perut ataupun pinggul Anda. Ya, umumnya memang ketika Anda tengah memasuki fase menstruasi atau datang bulan ini sering kali merasakan nyeri atau kram pada bagian perut atau pinggul Anda. Namun, akan menjadi tidak normal bilamana rasa nyeri atau kram ini sampai mengganggu aktifitas sehari hari Anda dan membuat Anda sampai pingsan. Selain itu juga lamanya Anda merasakan nyeri atau kram pada bagian perut atau pinggul ini paling adalah 3 hari sebelum atau saat Anda mulai memasuki masa menstruasi atau datang bulan. Jikalau rasa nyeri atau kram ini berlangsung hingga waktu yang cukup lama, maka sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter spesiali atau dokter ahli untuk menanyakan kondisi Anda.

  1. Adanya Gumpalan Darah Pada Darah Menstruasi Atau Datang Bulan

Anda patut waspada dan juga curiga jika darah menstruasi atau datang bulan Anda ini menggumpal cukup besar. Bisa jadi gumpalan darah yang cukup besar tersebut merupakan sebuah gejala awal dari heavy period sehingga Anda perlu melakukan tindakan medis dengan cara membawa diri Anda ke rumah sakit terdekat dan berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter spesialis maupun dokter ahli guna mengetahui kondisi Anda yang sedang mengalami masa menstruasi atau datang bulan dengan gejala adanya gumpalan darah yang cukup besar pada darah menstruasi atau datang bulan.

  1. Tidak Mengalami Siklus Haid Selama 3 Bulan Berturut Turut

Nah, kelainan pada saat masa menstruasi atau datang bulan yang terakhir adalah ketika Anda tidak mengalami siklus haid selama 3 bulan berturut turrut. Tentu saja dugaan awalnya adalah Anda sedang mengalami masa hamil dan salah satu gejala bahwa Anda memasuki masa kehamilan adalah Anda tidak mengalami masa menstruasi atau datang bulan selama 3 bulan berturut turut. Namun, jikalau Anda tidak mengalami siklus haid selama 3 bulan berturut turut mungkin saja Anda sedang mengalami gejala dari amenorrhea, perimenopause atau menopause. Ketiga gejala tersebut diakibatkan karena Anda terlalu stress, terlalu capek dan lelah, hingga berat badan Anda yang terbilang kurus ataupun gemuk. Nah, untuk mengatasi hal tersebut, maka Anda dapat mengkonsumsi ramuan herbal yang terbuat dari beberapa bahan alami seperti daun sirih ataupun kunyit asam. Caranya adalah Anda dapat merebus air yang telah berisikan daun sirih ataupun kunyit asam. Rebus bahan alami tersebut hingga air telah berubah warna. kemudian masukkan kedalam gelas dan kemudian minumlah air rebusan tersebut. Anda dapat mengkonsumsi ramuan herbal tersebut secara rutin minimal 1 kali dalam sehari.

 

Nah itulah beberapa penjelasan mengenai siklus menstruasi normal maupun tidak normal serta beberapa kelainan kelainan yang terjadi saat masa menstruasi atau datang bulan serta beberapa cara untuk mengatasi masalah kelancaran saat memasuki fase menstruasi atau datang bulan ini.



Leave a Reply